NEWS FLASH

Informasi Nunukan

HJ Asmah Gani : Alumni STPN Akan Diangkat Sebagai Tenaga Kontrak Atau Pegawai Tidak Tetap

35 Alumni STPN BPN RI Diserahkan Ke Orang Tua Masing-Masing

Humas Pemkab Nunukan | Jumat, 04 Oktober 2013 - 13:08:37 WIB | dibaca: 6612 pembaca

Wakil Bupati Nunukan Hj Asmah Gani saat memberikan ucapan selamat dan pemberian ijazah kepada perwakilan orang tua Alumnus STPN BPN RI Yogyakarta, di gedung kantor Bupati Nunukan Lantai IV. Rabu (4/10). (Aiyub/Humas Protokol)

Nunukan – Sebanyak 35 Alumni Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (STPN-BPN RI) Yogyakarta yang berasal dari Kabupaten Nunukan setelah menyelesaikan pendidikan Diploma I Program Pemetaan dan Pengukuran Kadastral, pemerintah kabupaten Nunukan melalui Wakil Bupati Nunukan Hj Asmah Gani menyerahkan alumni STPN-BPN RI kepada orang tua maupun wali yang  dilaksanakan diruang VIP Lantai IV Sekretariat Daerah Kantor Bupati Nunukan, Jumat (4/10) dibilangan jalan Sei Jepun.
Wakil Bupati Nunukan HJ Asmah Gani menyampaikan pengiriman pelajar untuk mengikuti pendidikan di STPN merupakan bentuk perhatian dari pemerintah kabupaten Nunukan melalui perwujudan program Gerbang Emas dalam rangka peningkatan sumber daya manusia dan pengentasan kemiskinan. Berdasarkan nota kesepahaman dengan STPN Yogyakarta yang telah ditandatangani oleh pemerintah Kabupaten Nunukan dengan Ketua STPN Prof DR Endriatmo Sutarto pada tanggal 06 Juni 2012 di Yogyakarta.
“Sitem kuliah yang dilaksanakan adalah Boarding School dan seluruh pembiayaannya ditanggung oleh pemerintah Kabupaten Nunukan,” ujarnya.
Asmah Gani mengatakan pengiriman siswa untuk mengikuti kuliah di STPN merupakan putra-putri yang berasal dari kecamatan – kecamatan yang ada diwilayah Kabupaten Nunukan dengan kategori keluarga yang tidak mampu, sehingga dengan ilmu yang diperoleh di STPN dapat meningkatkan taraf hidup keluarga dan dapat membantu pemerintah kabupaten Nunukan dalam menyusun administrasi pertanahan di wilayah kecamatan.
Selain itu, 35 alumni STPN tersebut selain mendapatkan ijazah diploma satu pemetaan dan pengukuran kadastral juga akan mendapatkan lisensi nasional berdasarakan Surat Keputusan Kepala Badan Pertanahan Republik Indonesia (BPN-RI)  yang ditandatangani Hendarman Supandji dengan predikit assiten surveyor.
“Diwajibkan kepada seluruh alumni STPN untuk melaporkan ke Kantor wilayah BPN Provinsi Kalimantan Timur di Samarinda untuk dilakukan pengukuhan,” ungkapnya.
Hj Asmah Gani menambahkan dari 39 (Tiga Puluh Sembilan) mahasiswa yang berasal dari kabupaten Nunukan 35 (Tigah Puluh Lima) orang mahasiswa dintaranya  telah dinyatakan lulus dan diserahkan kepada pemerintah daerah, sedangkan 4 (Empat) dintaranya melanjutkan pendidikan tambahan waktu karena belum mencapai nilai kelulusan berdasarkan standar Nilai yang diterpakan di STPN Yogyakarta sehingga perlu adanya perbaikan nilai yang diperkirakan akan berkahir bulan desember mendatang di STPN Yogyakarta.
Ditambahkan, pemerintah Kabupaten Nunukan setelah memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di STPN para alumnus direncanakan akan ditempatkan dan diangkat sebagai tenaga kontrak ataupun pegawai tidak tetap di kecamatan asal utusan daerah, kelurahan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) teknis, bagian pertanahan sekretariat daerah dan Kantor pertanahan Nunukan untuk membantu pemerintah daerah kabupaten nunukan dalam prosese adminsitrasi pertanahan khususnya dibidang pemataan bidang – bidang tanah yang ada di kecamatan sehingga disetiap kecamatan akan memiliki data tentang bidang - bidang tanah yang ada diwilayahnya dalam bentuk tampilan peta bidang tanah.(ayu-hms)