NEWS FLASH

Pembangunan

Lantamal VIII Resmikan Fasilitas Dinas Prajurit AL Perbatasan

Humas Pemkab Nunukan | Selasa, 06 Mei 2014 - 16:36:27 WIB | dibaca: 2167 pembaca

RESMIKAN : Tampak Danlantamal VIII Manado Laksamana Pertama TNI R M Harahap di dampingi Bupati Nunukan Drs H Basri saat melakukan penandatanganan prasasati tanda diresmikannya rumah dinas dan mess yang diperuntukkan bagi prajurit TNI AL yang bertugas di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan, Rabu (5/3).

NUNUKAN – Komandan Pangkalan Utaman AL (Lantamal) VIII Manado Laksamana Pertama TNI R M Harahap didampingi Asrena Danlantamal VIII Kolonel Laut (P) Bambang Irawan dan Komandan Lanal (Danlanal) Nunukan Letkol Laut (P) I Bayu Trikuncoro serta Bupati Nunukan Drs H Basri meresmikan beberapa Fasilitas Dinas bagi prajurit TNI AL yang bertugas di Kabupaten Nunukan, Rabu (5/3).
Fasdin tersebut terdiri dari Rumah Dinas (Rumdis) TNI AL Sutanto Mansapa sebanyak 16 unit rumah terdiri dari 4 unit type 45 dan 12 unit type 36, Mess Tidur Dalam Bintara/Tamtama Sundoro sebanyak 24 kamar dan 14 unit rumdis Bachtiar terdiri dari 1 unit type 45 dan 12 unit type 36 yang berada di Pulau Sebatik.
Secara simbolis, peresmian yang dipusatkan di lokasi perumahan dinas Sutanto Mansapa Kecamatan Nunukan Selatan, ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti  dan langsung diserahkan  ke prajurit TNI AL Nunukan untuk dipergunakan. Dengan demikian, permasalahaan kesejahteraan prajurit TNI AL yang bertugas di wilayah perbatasan mulai terjawab khususnya masqlah tempat tinggal.
“Saat ini Lanal Nunukan telah memiliki 53 unit rumah dinas. Kemudian mess untuk perwira, bintara ,tamtama dan transit dengan total 46 kamar,” sebut Danlantamal VIII Manado Laksamana Pertama TNI R M Harahap dalam sambutannya.
Dikatakan, dengan adanya beberapa fasilitas yang diberikan kepada prajurit TNI AL tersebut diharapkan, para prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan ini semakin betah dan semakin tinggi semangatnya dalam mengawaki dan menjaga wilayah perbatasan khususnya bagian laut ini.
“Pembangunan rumah-rumah untuk prajurit di perbatasan ini memang merupakan arahan dari panglima. Sebenarnya, rumah dinas ini sudah lama diselesaikan, hanya saja kita ingin melakukan yang resmi-resmi, makanya meresmikannya,” ungkapnya.
Menurutnya,  jumlah prajurit TNI AL yang bertugas di Kabupaten Nunukan sebagai bagian dari wilayah perbatasan saat ini memang masing kurang. Saat ini kekuatan prajurat TNI AL yang ada hanya 40 persen.  Namun, kekurangan tersebut secara perlahan akan ditambah hingga mencapai 100 persen.
“Yang ada sekarang ini masih terbatas. Kalau nanti mau ditambah, otomatis fasilitas dinas juga akan ditambah. Karena, gak mungkin prajurit yang bertugas di sini harus ngontrak rumah di luar, sehingga harapan kami prajurit yang ditugaskan di sini tetap menggunakan fasilitas sendiri. Tidak dapat dipungkiri bahwasanya tugas di perbatasan itu lebih berat dibanding dengan tugas di daerah yang lain,” pungkasnya.  (hms/ayu)