PERESMIAN SPBU KOMPAK KECAMATAN LUMBIS DAN KECAMATAN KRAYAN SELATAN KABUPATEN NUNUKAN PROVINSI KALTARA

News Update - Peresmian Lembaga Penyalur Program BBM 1 Harga SPBU Kompak Kecamatan Lumbis dan Kecamatan Krayan Selatan Kompak 66.774.005 dan SPBU Kompak 66.774.006. Acara diresmikan langsung oleh Dadan Kusdiana selaku Staf Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam, dihadiri oleh Andi Reza Ramadhan selaku Sales Executive VII PT. Pertamina (Persero) dan Asisten Kesejahteraan Rakyat H. Hanafiah pada Kamis (29/11). Secara Nasional telah diresmikan Lembaga Penyalur BBM 1 Harga yang ke-102 di Kecamatan Lumbis dan ke-103 Kecamatan Krayan Selatan Kabupaten Nunukan Provinsi Kaltara.

Untuk Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2017 telah beroperasi 2(dua) penyalur BBM 1 harga yaitu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan dan Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan. Pada tahun 2018 ditargetkan akan ada 5(lima) penyalur BBM 1 harga dimana 4(empat) sudah beroperasi yaitu penyalur di Kecamatan Lumbis dan Kecamatan Krayan Selatan. Untuk tagun 2019 ditargetkan akan beroperasi 1(satu) penyalur di Kabupaten Bulungan.

Staf Ahli Menteri ESDM mengawali sambutannya dengan memberikan ucapan selamat atas beroperasinya SPBU Kompak Kecamatan Lumbis dan Kecamatan Krayan Selatan. "Kami berharap dengan terbangunnya SPBU ini, masyarakat di Kabupaten Nunukan lebih terlayani dan dapat memacu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nunukan dan PT. Pertamina (Persero) juga diharapkan untuk terus menjamin pasokan BBM ke SPBU Kompak ini." ungkap Dadan Kusdiana

Sementara, Bupati Nunukan dalam hal ini diwakili oleh H. Hanafiah mengatakan "Pemerintah Kabupaten Nunukan sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih keberadaan program BBM 1 harga dapat mendorong dan menggerakkan majunya ekonomi masyarakat. Saya berharap kepada pemerintah kecamatan dan unsur muspika agar turut menjaga, mengawasi perusahaan penyalur agar dalam penyaluran dilakukan dengan baik. Salur BBM ini kepada masyarakat sesuai kebutuhan, hindari upaya penimbunan selanjutnya dijual dengan harga yang lebih tinggi. saya tegaskan ini BBM subsidi bukan BBM industri, ini hak warga masyarakat." tegas Laura Bupati termuda.

Usai sambutan, dilanjutkan dengan Penandatanganan Prasasti, Penyerahan Cendera Mata serta Pemotongan Pita dan diakhiri dengan foto bersama. (MD/HM).

  • Share :

SKPD / OPD