SYUKURAN RAMPUNGNYA PEMBANGUNAN PASAR TRADISIONAL LIEM HIE DJUNG

Pekembangan sebuah daerah, maju atau tidaknya tergantung perputaran ekonomi yang berjalan. Seiring berjalannya Kabupaten Nunukan dibawah kepemimpinan Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, serta sebagai visi dan misi orang nomor satu di Kabupaten Nunukan ini yang fokus bergerak dibidang agrobisnis. Melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian syukuran atas selesainya pembangunan Pasar Tradisional Liem Hie Djung dilaksanakan dan dihadiri secara langsung oleh Bupati Nunukan serta turut hadir pada acara tersebut Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian, Wakil Ketua DPRD Nunukan, para pengusaha yang akan menempati pasar tersebut dan Mantan Bupati Pertama H. Hafid Achmad. Acara Sykuran tersebut dilaksanakan di Pasar Liem Hie Djung Kelurahan Nunukan Barat pagi tadi Jumat (20/7).

Sejak peletakan batu pertama pembangunan Pasar Tradisional ini menggunakan anggaran APBN tahun 2017 yang lalu. Proses pembangunan tidak terlalu lama memakan waktu sehingga pembangunan Pasar Tradisional yang diidamkan masyarakat Nunukan telah rampung 100%. Pembangunan Pasar Tradisional Liem Hie Djung ini merupakan salah satu upaya dari pemerintah melalui Kementerian Perdagangan, dengan menggelontorkan dana sebesar 5,6 Miliar Rupiah yang bersumbaer dari Dana Tugas Pembantuan (TP) APBN Tahun 2017. Dengan program Revitalisasi Pasar Rakyat ini, merupakan bentuk komitmen Kementerian Perdagangan untuk meningkatkan daya saing, meningkatkan kesejahteraan para pedagang melalui peningkatan omzet, mendukung kelancaran logistik dan distribusi bahan kebutuhan masyarakat serta mendorong terjadinya penguatan pasar dalam negeri di era persaingan global yang kian terbuka lebar. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Jabbar mengatakan “Pasar 55 Petak berupa Kios, 198 Petak berupa Los, sarana pendukung antara lain mushola, cold storage, tempat pembuangan sampah, ruangan khusus menyusui, toilet dan ruangan untuk pengelola. Sedangkan untuk pembagian kios melalui pengundian juga telah dilaksankan pada tanggal 9 juli 2018 bertempat di lantai V kantor bupati Nunukan."

Pada kesempatan yang sama Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid menyampaikan “setelah sekian lama penantian akhirnya pasar yang diidamkan selama ini telah selesai dibangun, pasar yang semegah ini jika tidak difungsikan dan dirawat dengan baik percuma dan akan sia-sia saja, saya ingatkan kepada pengurus pasar agar nantinya dapat dikelola dengan sebaik mungkin."

Bupati cantik ini juga berharap “dengan adanya Pasar Tradisional ini semoga perdagangan di Kabupaten Nunukan dapat menjadikan Nunukan sebagai pusat perekonomian diwilayah perbatasan Kalimantan Utara. Dan saya juga berharap dalam pengelolaan Pasar Tradisional ini agar ditata dengan rapi karena pasar ini berada diwilayah pesisir dimana jalur perhubungan dari wilayah sebuku langsung terlihat jelas, jadi tolong pasar ini di jaga kebersihanya." (HBM/Foto:MRP)

 

Sumber : Diskominfotik-Nunukan

  • Share :

SKPD / OPD